3. Perbedaan kualitas
Proses alami yang terjadi pada batu apung di dalam perut bumi dalam jangka waktu yang sangat lama telah menghasilkan batu marmer. Oleh karena itu hasilnya pun jauh lebih kompak dan kuat, namun cukup mudah dibentuk dengan menggunakan alat. Meski kuat, marmer tidak memiliki kesan kaku, dan tentu saja tidak akan mudah retak apalagi pecah.
Berbeda dengan marmer, keramik dibuat oleh tangan manusia dengan bantuan berbagai mesin mulai dari pencetakan hingga pembakaran. Meski telah di-press dan dibakar dalam suhu yang sangat tinggi, keramik tidak lantas menjadi lebih kuat melainkan hanya menjadi kaku dan tahan air. Meski sifatnya sangat bergantung pada jenis mineral yang digunakan, keramik umumnya bersifat rapuh dan mudah pecah.
Latar belakang tersebut menjadi pembeda utama keramik dan marmer dari segi kualitas. Keramik akan membutuhkan perhatian ekstra sejak pemasangan maupun saat memindahkan berbagai furnitur yang besar dan berat karena mudah pecah. Sementara marmer akan cenderung lebih kuat dan tahan lama karena memiliki struktur yang kuat dan kompak.
4. Perbedaan nilai estetika
Keramik memang memiliki berbagai macam motif dan warna yang menarik. Motif yang dapat diaplikasikan ini sangat beragam mulai dari motif batu marmer, bunga, hingga karakter animasi pun bisa diaplikasikan pada keramik. Namun tren motif keramik berubah dengan sangat cepat seperti produk fesyen.
Sedangkan motif marmer cenderung terbatas, biasanya hanya berupa gurat-gurat atau bintik dengan warna yang berbeda-beda. Hanya saja, marmer memiliki nilai estetika yang lebih tinggi daripada keramik karena semuanya motifnya terbentuk secara alami.
Motif dan warnanya bersifat eksklusif karena tidak dapat diciptakan lagi jika sudah habis. Tak heran jika harga marmer dengan warna dan motif yang langka akan sangat mahal. Motif marmer juga bersifat abadi tidak cepat berubah seperti keramik.
Motif marmer tidak dapat ditiru dan dimodifikasi. Keindahan yang alami dan original ini juga membuat marmer banyak digunakan pada bangunan-bangunan yang mengedepankan aspek seni dan estetika. Bagi Anda yang mencintai nilai estetika yang berkelas, marmer adalah pilihan yang tepat.
5. Perbedaan perawatan
Pembeda selanjutnya antara keramik dan marmer adalah dari segi perawatan. Dalam hal ini keramik dengan segala kesederhanaannya menawarkan kemudahan dalam hal pembersihan dan perawatan. Anda hanya perlu menjaga kebersihan standar seperti mengepel untuk menjaga keramik tetap bersih. Meski demikian, nat (bagian sambungan antar keramik) kerap menjadi bagian yang sulit dibersihkan karena permukaannya yang lebih rendah daripada keramik itu sendiri.
Sementara itu, pembersihan marmer sebenarnya juga cukup mudah, apalagi karena marmer cenderung tidak gampang menyerap noda. Namun marmer memang membutuhkan perawatan khusus secara rutin agar tetap indah untuk jangka waktu yang lama. Perawatan yang bisa dilakukan di antaranya daily cleaning dan coating.
Tempat beli marmer dengan motif lengkap
Dengan melihat ulasan di atas, maka marmer jelas memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan dengan keramik. Anda juga tak perlu khawatir untuk menemukan motif atau corak marmer yang sangat beragam dan unik. Anda bisa menemukan ratusan motif dan warna marmer di Fagetti.
Fagetti merupakan penyedia marmer terlengkap. Perusahaan ini memiliki lebih dari 900 jenis batu alam terutama marmer yang diimpor dari berbagai negara di dunia seperti Italia, Brasil, India, Australia dan lain-lain. Dengan banyaknya pilihan marmer, arsitek atau desainer akan lebih leluasa dalam menciptakan desain untuk rumah Anda.
Selain menyediakan marmer, Fagetti juga menyediakan batu alam lainnya seperti granit, onyx, travertine dan lain-lain. Tidak hanya menyediakan marmer yang berkualitas, Fagetti juga melayani jasa pemrosesan sesuai desain yang diminta, instalasi, hingga perawatan marmer. Melalui #CreateYourPerfection, Fagetti mampu memenuhi ekspektasi tinggi para pemiliki properti, arsitek dan desainer. Hubungi Fagetti untuk melihat koleksi kami.
